Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Januari 2011

‘Robot’ yang Dikontrol Lewat Pikiran




Sekelompok peneliti asal Northeastern University, Boston, Amerika Serikat mengerjakan antarmuka komputer yang bisa menerjemahkan sinyal dari otak lewat helm khusus.

Lewat helm yang dibuat, pengguna bisa mengirimkan perintah ke komputer, cukup dengan memikirkan perintah tersebut.

Para peneliti tersebut telah membuat pula program komputer khusus yang membagi layar menjadi empat kuadran. Dengan memandangi kuadran tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama, komputer bisa mengenali kuadran yang bersangkutan.

Saat ini, jumlah kontrol memang terbatas hanya pada empat pilihan. Akan tetapi, seperti dikutip dari TGDaily, 13 Juli 2010, peneliti menyebutkan bahwa itu sudah cukup. Misalnya, bagi orang lumpuh yang ingin mengontrol kursi roda.

Peneliti juga mengklaim bahwa aplikasi yang mereka kembangkan juga bisa membantu mengontrol peralatan rumah tangga. Sinyal bisa dikirim secara wireless ke robot kecil untuk melakukan berbagai perintah yang bisa dimonitor oleh pengguna lewat jendela yang terpisah di layar komputer.

Meski masih sangat sederhana, ‘robot’ yang dikontrol lewat pikiran ini menarik untuk dikembangkan lebih lanjut

Google Kembangkan Mobil Nyetir Sendiri




Google mengumumkan bahwa mereka mengembangkan mobil yang bisa mengemudikan diri sendiri secara otomatis di jalan raya. Mobil tersebut sudah diuji coba di jalan-jalan di sekitar California selama beberapa bulan terakhir.

Meski proyek ini merupakan proyek yang tidak lazim yang dikerjakan Google, akan tetapi menurut sejumlah analis, mobil otomatis memiliki kelebihan yang sangat penting. Dan sejauh ini, baru satu kecelakaan yang terjadi pada mobil tersebut yakni ditabrak dari belakang oleh mobil yang dikendarai manusia saat mobil otomatis itu berhenti di lampu merah.

Sejak beberapa waktu lalu, mobil itu sudah dites di jalan sekitar California dari Silicon Valley ke Santa Monica. Secara total, jarak sejauh 140 ribu mil sudah ditempuh. Akan tetapi, demi menjaga keamanan, jika terjadi kerusakan mendadak pada sistem, setiap mobil yang diuji coba tetap ditumpangi manusia. Satu orang di kursi sopir untuk berjaga-jaga, satu orang di kursi penumpang untuk memonitor kerja software lewat komputaer.

Seperti dikutip dari Mashable, 11 Oktober 2010, Google mempekerjakan insinyur yang sebelumnya pernah berpartisipasi dalam kompetisi dan balapan yang melibatkan mobil otomatis. Langkah ini merupakan titik penting yang diambil Google, yang sudah mulai mengembangkan teknologi itu sejak tahun 2005 lalu.

Salah satu tujuan Google dalam menggelar proyek ini adalah demi keamanan lalu-lintas. Google yakin, teknologi dapat memangkas separuh kematian akibat berkendara karena komputer seharusnya mampu menyetir kendaraan lebih baik dibanding manusia, dalam kondisi yang tepat.

Rusia Akan Bangun Kota di Bawah Tanah




Sebuah perusahaan arsitektur Rusia memaparkan rencana detail mereka untuk membangun sebuah kawasan yang disebut sebagai ‘mega city’ ramah lingkungan. Kota itu sendiri rencananya akan dibangun di bawah tanah.

Jika tidak ada aral melintang, kota tersebut akan dibangun di bekas sebuah tambang di kawasan Siberia timur. Tambang yang bersangkutan memiliki diameter lebih dari satu kilometer dan dengan kedalaman 550 meter.

Seperti dikutip dari TG Daily, 17 November 2010, sebuah kubah kaca akan dibangun di atas kota itu. Tujuannya adalah untuk melindungi metropolitan bawah tanah dari musim dingin yang beku di Siberia serta suhu yang sangat tinggi di musim panas.

Kubah kaca yang dibangun di atasnya juga disebutkan akan dilapisi oleh lapisan photovoltaic cell. Lapisan ini mampu menyimpan energi matahari dalam kuantitas besar.

Pengembangnya memperkirakan, proyek kota bawah tanah ini dapat menampung hingga 100 ribu orang. Mereka akan tinggal di kawasan residensial di level yang didesain khusus untuk tempat tinggal manusia.

Selain kawasan residensial, ada pula lantai yang dibangun khusus untuk menampung lahan pertanian vertikal, hutan, dan zona rekreasi.

Kota yang pengerjaannya akan dilakukan oleh AB Elise, perusahaan arsitektur asal Moscow, Rusia itu diberi nama Eco-city 2020

Pohon Ini Siap Ganti Lampu Penerangan Jalan




Memanfaatkan cahaya bioluminescence, sekelompok peneliti menemukan cara baru untuk menerangi jalanan di seluruh dunia. Dengan membuat nanopartikel emas, peneliti Taiwan berhasil mengubah pohon jadi lampu penerang jalan.

Peneliti asal Academia Sinica dan National Cheng Kung University di Taipei dan Tainan tersebut tengah mencari alternatif lain dari bubuk fosfor yang digunakan untuk lampu Light Emitting Diode (LED). Zat yang dicari adalah alternatif yang lebih murah namun tidak mengandung zat berbahaya.

“Light emitting diode (LED) telah menggantikan sumber cahaya tradisional di banyak panel display dan lampu lalu-lintas di jalan-jalan di seluruh dunia,” kata Professior Shih-Hui Chang, seperti dikutip dari DailyTech, 18 November 2010.

Chang menyebutkan, banyak LED, khususnya LED berwarna putih menggunakan bubuk fosfor untuk menstimulasi berbagai panjang gelombang cahaya. “Sayangnya, bubuk fosfor sangat beracun dan harganya juga mahal,” ucapnya.

“Untuk itu, Dr. Yen-Hsun Su, menggagas ide untuk mencari metode yang lebih aman dari zat kimia, untuk menggantikan bubun fosfor,” ucap Chang.

Peneliti kemudian mengambil pohon Bacopa caroliniana dan daunnya ditaburi nanopartikel emas. Ternyata, menggunakan sinar ultraviolet, nanopartikel emas itu kemudian menghasilkan pendaran biru-ungu yang memicu pengeluaran cahaya merah di sekitar klorofil tumbuhan. Klorofil ini menyebabkan daun-daun pohon memancarkan cahaya merah.

Peneliti yakin bahwa kreasi mereka merupakan alternatif yang lebih aman dibandingkan dengan pencahayaan tradisional dengan mengurangi polusi cahaya dan emisi karbon. Selain itu solusi baru ini juga mengurangi biaya untuk listrik.

“Di masa depan, bio-LED bisa digunakan untuk membuat pohon-pohon di sisi jalan menjadi terang di saat malam. Cara ini akan menghemat energi dan menyerap CO2 karena cahaya bio-LED akan menyebabkan kloroplas melakukan fotosintesis,” kata Dr. Yen-Hsun Su.

MP3 Player Berbahan Bakar Tubuh Manusia




Chih-Wei Wang dan Shou-His Fu, desainer asal China mendesain MP3 player secara khusus dan unik. Diberi naman Skinny Player, pemutar musik ini tidak perlu disematkan di baju, ikat pinggang, atau dikantungi. Cukup ditempelkan ke kulit penggunanya, layaknya plester pembalut luka.

Kedua desainer itu mengklaim, MP3 player yang mereka desain tidak akan kehilangan daya rekatnya meski telah dipasang-copot sebanyak ratusan kali dari kulit.

Seperti dikutip dari Discovery, 3 Desember 2010, selain dapat ditempel di kulit, MP3 player ini juga tidak membutuhkan baterai. Untuk bekerja, Skinny Player hanya membutuhkan panas dari tubuh manusia.

Dari informasi yang beredar, Skinny Player hanya memiliki tombol on/off dan speaker fleksibel yang bisa dilekuk sesuai dengan permukaan tubuh yang ditempeli MP3 player tersebut.

Belum diketahui bagaimana pengguna dapat mengatur volume musik yang dihasilkan, akan tetapi diperkirakan kapasitas memori yang digunakan tidaklah besar. Didesain hanya untuk menyimpan satu album musik saja.

Informasi teknis yang tersedia seputar MP3 player ini dan bagaimana panas tubuh bisa dimanfaatkan untuk memasok daya juga belum tersedia. Akan tetapi, ukurannya yang kecil, fleksibel dan dapat direkatkan di kulit membuat Skinny Player disebut-sebut cocok digunakan oleh mereka yang gemar senam atau lari pagi sambil ditemani alunan musik.

Wei Wang dan His Fu juga belum mengungkapkan kapan pemutar musik yang mereka desain akan tersedia di pasaran. Akan tetapi, pengamat menilai, maraknya informasi yang beredar seputar perangkat ini, diperkirakan Skinny Player akan hadir dalam waktu dekat.

Memblokir Pornografi di Komputer




Masalah masih bisa diaksesnya konten pornografi di Internet kembali dilontarkan oleh Menkominfo Tifatul Sembiring. Meski sejumlah operator penyedia layanan telekomunikasi termasuk internet dan juga ISP sudah mendukung langkah pemerintah, tetapi tetap saja situs esek-esek masih bisa dibuka.

Bagaimana dengan Anda yang sudah muak dan tidak ingin lagi komputernya digunakan untuk mengakses situs-situs vulgar macam itu? Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda gunakan.

Gunakan PicBlock
PicBlock bertugas mendeteksi warna kulit dalam gambar. Namun, berhubung software ini tidak berdasarkan daftar keyword, PicBlock tidak dapat digunakan untuk menggantikan software filtering konten.

Gunakan plugin untuk browser
Jika Anda menggunakan browser Mozilla Firefox, Anda bisa memanfaatkan plugin seperti Foxfilter atau ProCon Latte agar browser Anda punya kemampuan untuk memblokir situs-situs tertentu.

Tambahkan daftar situs terlarang di browser Opera
Kalau Anda menggunakan browser Opera, menambahkan situs-situs yang tidak bisa diakses saat pengguna menjelajah internet menggunakan browser itu. Caranya dengan memasukkan alamat situs yang ingin diblokir lewat menu Tools > Advanced > Blocked Content klik Add… lalu tuliskan alamat situs yang diinginkan.

Sayangnya, browser ini tidak menyediakan perlindungan agar setting ini tidak diutak-atik oleh pengguna yang tidak berkepentingan.

Ubah Setting di Internet Explorer
Untuk Anda yang menjelajah internet menggunakan browser buatan Microsoft, langkah-langkah untuk menutup sebagian situs mengandung konten berbahaya dapat Anda simak di sini.

Belajar di GetNetWise
Situs ini merupakan salah satu situs yang tepat jika Anda ingin mempelajari bagaimana cara memblokir konten berbahaya bagi mata anak-anak, misalnya. Berbagai tips sederhana sampai video tutorial seputar mengamankan komputer ada di sana.